Dalam ungkapan bersajak banyak bersembunyi rahasia bahasa Melayu, sebagaimana yang dikatakan Profesor van Ophuysen bahwa dalam pantun terkandung tabiat, pikiran, dan perasaan bangsa Melayu. Oleh karena itu Balai Pustaka mengumpulkan pantun-pantun Melayu dalam terbitan ini agar dapat dinikmati dan dipelajari oleh masyarakat Indonesia.
Buku ini adalah kumpulan cerita yang berkisah tentang cinta manusia yang selalu bermuara pada ibu. Kumpulan ini ditulis oleh peraih Hadiah Sastra Lontar 2001 untuk karyanya Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta (1999) atas pencapaian artistik dan segi stilistik dan tematik. Karya-karya lainnya pernah dimuat dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Portugis. Jika teman-teman membuka daftar …
Novel ini menceritakan seorang duda yang hidup sendiri dan menanggung kesepian selama bertahun-tahun. Kesenangannya untuk kawin lagi merupakan bukti betapa mendalam cintanya pada almarhumah istrinya, yang meninggal ketika keduanya berusia muda. Novel ini berkisah tentang anak perempuan Hezan, demikian nama tokoh novel ini belum kawin sesendiriannya belum terasa benar. Tapi begitu anaknya sud…
Pada tahun 1964 terjadi perdebatan sengit antara kubu manifest kebudayaan dan kubu lembaga kebudayaan rakyat. Buku ini termasuk yang dibakar karena tergolong dalam dengan yang anti Manifest Kebudayaan, khususnya di Surabaya. Untungnya Bung Ras, honor baginya sejumlah 2000 buku yang kemudian diedarkan lewat toko Gunung Agung dan Balai Budaya pada akhirnya terjual habis. rnYang dikisahkan dalam b…
Awalnya hanyalah mengenai lukisan celeng, tapi kemudian buku ini bercerita tentang politik, mental, tingkah laku, kemunafikan, kekejaman, kejahatan, dndam, nafsu, naluri, dan nasib manusia yang laksana celeng. Buku ini bagaikan mengulang kata-kata filsuf Friedrich Nietzche : binatang buas itu belum mati, dalam peradaban modern ini binatang buas itu masih hidup, makin hidup, malahan ia diilahikan.
Kita datang ke dunia ini sebagai saudara,tapi mengapa kita mesti diikat pada daging dan darah,yang ternyata hanya memisahkan kita? Itulah tragika anak manusia yang digeluti oleh novel Putri Cina ini. Novel ini melukiskan, bagaimana anak manusia itu ingin mencintai bumi tempat ia berpijak. Tapi ternyata bumi tersebut tak mau menjadi tanah airnya yang aman, damai dan tentram. Ia yakin, dengan …
"Apakah artinya samudra yang luas dan dalam, bila cinta ingin mengarungi dan terjun di dalamnya, Kawanku?" tanya Anila dalam lagunya. Serentak pada kera berhenti, sambil menari-nari mereka pun menjawab nyanyian Anila. "Samudra itu akan menjadi telaga, dan cinta akan menjadi sepasak golek kencana di permukaan airnya. Hilangnya kedalaman lautan, musnahlah luas samudra, dan mandilah sepasang do…
Menurut akun di goodreads.com yang bernama Vetri, buku ini adalah sebuah novel dengan tokoh-tokoh tanpa nama. Ada pelukis, Ada istri pelukis, Ada walikota, Ada opseter penjaga kuburan. Indah. Absurd. Menembus batas-batas imajinasi. Menembus batas rasio. Review:Buku ini dimulai dengan gambaran sosok pelukis yang istrinya sudah mati. Pelukis tersebut tak pernah ziarah atau datang ke pemakaman.…
Cerpen-cerpen dalam buku ini adalah hasil dokumentasi PDS HB Yasin. Tema-tema yang diangkat dalam cerpen-cerpen tersebut adalah kemanusiaan dan keadilan. "Saya tertunduk. Yang saya pikirkan bukan kekejaman perkosaan massal itu, karena hal ini telah menjadi kebiasaan selama gerakan penumpasan berlangsung. Juga bukan bahwa yang ikut memperkosa adalah tokoh gerakan dan perwira, karena waktu itu…
Menguak episode masa kecil, penangkapan, pengasingan, dan dunia bathin sang pangeran menghadapi kekalahan dan kematian yang belum diketahui banyak orang. Sebagai naskah yang pernah dipentaskan di empat kota, buku ini dapat dinikmati sebagai narasi yang memikat