Dalam buku ini terkumpul 70 cerpen yang ditulis oleh AA Navis mulai dari tahun 1955-2002 termasuk di dalamnya adalah 2 cerpen yang tidak diketahui tahun terbitnya. Antologi ini bisa menjadi bahan kajian menarik bagi para peminat sastra Indonesia. Nama besar AA Navis dalam jagaaaat kepenulisan prosa Indonesia tak perlu lagi diragukan. Namanya sudah melegenda. "Robohnya Surau Kami" adalah satu…
"......I imagined I would find stories that created new sets of metaphors like this among the best stories from Kompas. Then, I came to 'A Visit to the Souls of the Babies' by Indra Tranggono and 'Umairah' by Yanusa Nugroho. These two stories contain characters, who seem to live for the most part at night ......." - Hanif Amini. "In presenting a slice, eleven of the `6 short stories selecte…
Kupikir, mestinya aku masuk bui saja. Biar berkawan dengan rekan-rekan yang disebut para bajingan. Dilingkar tembok tebal dan tinggi. Sunyi dari muka-muka senyum palsu. Sebenarnya jalan ke sana sudah ada. Tapi mereka menghalang-halangiku sehingga penjara seolah-olah haram bagi orang semacam aku. Terus terang, aku koruptor. Aku manipulator, aku menyalahgunakan jabatanku untuk semua yang konyol i…
Inilah buku yang berisi 15 cerpen terbaik Indra Tranggono, cerpenis dan penulis lakon dari Yogyakarta. Dengan lihai penulis mengolah berbagai kenyataan hidup menjadi karya fiksi yang akan menikam perasaan kemanusiaan kita, sehingga kita sepatutnya - jika tidak mau dikatakan harus - merenungkan kembali hal-hal yang kita anggap wajar selama ini. Tapi tak jarang pula kita ditampar dengan sindiran …