Di sisi lain terbersit kesadaran bahwa di tengah perkembangan zaman yang kian gemerlap dan artifisial diperlukan semangat memelihara dan menghidupi nilai -nilai kearifan lokal dalam rangka menjaga keseimabngan jiwa. Puisi-puisi ini seakan lahir dari doa malam yang belum sempat diaminkan. - Joko Pinurbo, Penyair. Nusa Puisi menghadirkan getaran sukma, hamparan sabana, dan rihnya gelombang la…
Pada mulanya, puisi yang akan masuk ke dalam antologi ini berjumlah 100 judul. Ada kejutan, Ternyata banyak yang mengirim. Total jumlah puisi hampir 600 judul. Artinya akan ada 500 judul puisi yang tidak masuk. Sunguh tak nyaman, bukan? Puisi-puisi itu kemudian dibagi berdasarkan kota. Puisi dari Jember dinilai oleh kurator Jogja, sebaliknya puisi dari Jogya dinilai oleh kurator dari Jember. Da…
Buku ini Puisi-puisi Kong Kwang-kyu ibarat oase tempat kita terbe-bas sejenak dari suasana hidup yang sumpek dan gerah ("Di dunia ini terlalu banyak manusia dan rumah/Sulit bagi Tu-han untuk singgah" —sajak "Pesan Sang Mentari"). Karya-karya Kwang-kyu menyuarakan warta tersembunyi bahwa kita perlu dengan rendah hati berguru kembali ten-tang kearifan hidup kepada alam sebagai "agama" yang murn…
Buku ini adalah jurnal karya puisi dan cerpen penulis-penulis Indonesia. Yang menarik adalah bahwa buku puisi ini didanai oleh Ford Foundation. Ford Foundation adalah organisasi swasta yang terbentuk di Michigan dan berpusat di Kota New York didirikan untuk mendanai program-program yang diprakarsai oleh Edsel Ford dan Henry Ford pada tahun 1936. Hibah organisasi ini diberikan melalui kantor pus…
Buku puisi ini adalah salah satu karya bergenre puisi mbeling yang pernah hadir dan menghebohkan pada tahun 1970-an dalam sejarag sastra di Indonesia. Berjumlah 40 puisi dan ditelaah oleh dua pengamat sastra dari dua generasi.
Buku ini adalah sebuah jurnal kumpulan puisi yang dikumpulkan oleh Amir Hamzah. Buku ini dibagi menjadi 5 bagian yang menggambarkan klasifikasi yang dibuat oleh Amir Hamzah. Ajam, Hindi, Tingkok, Jepun, dan Turki. Buku ini juga merekam genre sastra dan juga ulasan singkat mengenai buku-buku Sutan Takdir Alisjahbana, Sorrento, Firenza, Lindau, dan Armijn Pane.
Buku ini berisi puisi-puisi dan sajak-sajak karya Rendra yang di berinya sub judul Romansa, ke Altar dan sesuadahnya, malam stanza, nyanyian dari jalanan dan sajak-sajak dua belas perak.
Kumpulan puisi ini berisi 6 karya Rendra yang berjudul Wanitaku! Wanitaku!, Setelah Rambutmu Tergerai, Kupanggili Kamu Kekasihku, Catatan, Disebabkan oleh Angin (Vasco Da Gama) dan Disebabkan Oleh Angin (Priangan).
Buku ini berisi puisi-puisi Rendra yang berjudul Kupanggil namamu, Kepada MG, Nyanyian Duniawi, Nyanyian Suto untuk Fatima, Nyanyian Fatima untuk Suto, Blues untuk Bonnie, Rick dari Corona, Kesaksian tahun 1967, Pemandangan senjakala, Bersatulah pelacur-pelacur kota Jakarta, Pesan pencopet kepada pacarnya, Nyanyian angsa, dan Khotbah.
Gen Z Senin Pagi: Kau ingin berhenti bekerja, meluncurkan startup, menjadi influencer, dan menerima endorse. Senin siang: kau teringat cicilan dan tagihan, investasi bulanan, tabungan liburan, persipan menikah, dana darurat. Senin sore: kau ingin pulang tepat waktu, tapi Bos menahanmu, kliren menunggu hasil revisi kelima. Lucia Priandarini menggubah sajak-sajaknya daengan bahasa yang …