Yang menulis di uku ini belum tentu saya, sebab Rahwana tak mati-mati. Gunung kembar Sondara-Sondari yang mengimpit Rahwana cuma mematikan tubuhnya semata. Jiwa RAhwana terus hidup. Hidupnya menjadi gelembung-gelembung alias jisim. Siapapun bisa dihinggapi gelembung itu, tak terkecuali saya.rnrnYang menulis di buku ini barangkali gelembung-gelembung itu, jisim Rahwana kepadaku. Yang menyampaika…
“Engkau bertemu seseorang, lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada disekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh, dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasa dia memperhatikanmu tanpa engkau tahu sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila. Berhati-hatila…
Masih seperti sebelumnya, novel iniberkisah tentang arjuna, perempuan yang menjadi istri mantan Jesuit murtad yang berkelana mempelajari paham-paham pemikiran bangsa jawa. Dalam novel ini terangkai sebongkok pengetahuan meliputi falsafah, mitologi, ramalan,seni-budaya, budi-pekerti, ke-Hindhu-an, ke-Buddha-an, ke-Kristen-an, ke-Islam-an, nyanyian, kesusastraan, kuliner, traveling, kamasutra Hi…
Gadis itu, Cinta. Dia menyukai senja. Saat warna langit terlihat indah sebelum gelap gulita, itu momen yang membuatnya bahagia. Terlebih senja selalu mengingatkan Cinta pada Irgi, sahabatnya sejak kecil, penyemangat yang mendorongnya untuk berani bermimpi dan menjadidirinya sendiri.rnrnSayangnya, pemuda yang telah membuat Cinta jatuh hati itu ternyata tidak seperti yang dia pikirkan. Di mata Ci…
Nary nggak habis pikir dengan sikap Asta. Cowok itu menolong Nary saat diganggu Radit. Agar Radit segera pergi, Asta dengan tegas bilang bahwa Nary adalah pacarnya. What? Nary langsung jantungan! Sejak kapan dia jadi pacar cowok ganteng dan cool itu?rnrnMeski bingung dengan pernyataan Asta, Nary juga sulit menolak pesonanya. Dari situlah hubungan aneh Nary dan Asta bermula. Saat itu, Nary belum…
FARANISArnrnPernikahan itu mengerikan!rnBagaimana jika setelah menikah, pasangan melihat semua kekuranganmu, menjadi bosan, dan pergi begitu saja?rnBagaimana jika ternyata kalian tidak bahagia bersama?rnDan, yang lebih buruk: para suami yang menganiaya istri sendiri?rnKemudian, pria ini datang dan pertanyaanku berubah.rnBagaimana jika dialah orangnya? Pria yang tepat?rnApakah aku sudah terlambat?
Semua bermula dari gue yang sok-sok baik hati gantiin Sisy buat ketemu secret admirer-nya. Begitu ketemu di tempat parkir, lalu bilang ke cowok itu, “Maaf, Sisy nggak bisa ketemu,” eh malah berujung ke cowok itu nanya, “Nama kamu siapa?” Nama gue Ira. Dan sejak pertemuan itu, gue jadi dibayangi sosok paling nyebelin sesekolah: Gusti. Cowok ini aneh bin ajaib, nggak akan pernah deh elo n…
Buku ini berisi cerpen-cerpen Agus Noor yang ditanggapi oleh Saut Situmorang dengan 2 kalimat. Pertama, Ide cerita yang menarik
Dari sebuah sajak, seorang penulis memindahkan suatu baris dan menjadikannya suatu judul, lantas melanjutkannya dengan kalimat demi kalimat, yang akhirnya terbentuk menjadi roman ini. Saya kira itulah cara yang baik untuk merayakan keberadaan kata, di tengah dunia yang lebih sering tak sadar bahwa kata itu ada, sehingga menyia-nyiakannya. Namun menulis bukanlah satu-satunya cara, karena masih a…
“Menghardik Gerimis” adalah kumpulan cerpen karya Sapardi Djoko Damono. Ada 38 cerita di dalamnya dengan tema yang beragam.rnrn“Menghardik Gerimis” yang dipilih sebagai judul buku ini merupakan cerita pembuka. Mengisahkan tentang seorang suami yang memiliki dendam kepada gerimis. Sementara istrinya yang sedang hamil justru berpikir sebaliknya.