Buku ini mencoba menggambarkan ciri-ciri manusia Indonesia ke dalam 7 ciri disertai dengan kesimpulan dan tanggapan-tanggapan. Melalui buku ini teman-teman dapat melihat kembali wajah manusia Indonesia pada tahun 1986. Tentu wajah tersebut sudah mengalami perubahan dengan berkembangnya teknologi informasi dan peralatan komunikasi, baik ke arah yang lebih baik maupun menjadi kurang baik. Dengan …
Buku ini berisi presepsi tentang bangsa Indonesia dan minoritas Tionghoa, ekonomi dan masyarakat Tionghoa Indonesia, Kebijaksanaan pemerintah Indonesia,Kebijaksanaan ekonomi Indonesia terhadap minoritas Tionghoa, Kebijaksanaan kebudayaan Indonesia terhadap minoritas Tionghoa, dan politik Pemerintah Indonesia terhaadap RRC. Buku ini juga dilengkapi dengan rongkasan dan kesimpulan serta tambahan…
Buku ini adalah catatan pertemuan NGO (non government organization) Internasional mengenai pelaksanaan pembangunan di Indonesia. Buku ini menjadi salah satu buku yang menarik untuk melihat kebijaksanaan pembangunan orde baru dan bagaimana pelanggaran-pelanggaran dilakukan pejabat atas nama Negara. Masalah hukum dan HAM, Ekonomi dan korupsi, masyarakat adat, lingkungan hidup,pekerja migran, dan…
Novel yang mengisahkan seorang pemuda yang turut membela kemerdekaan serta memberantas komunisme di Republik Indonesia. Kisah penuh semangat kepahlawanan dan heroik.
Midah, pada awalnya berasal dari keluarga terpandang dan beragama. Karena ketidakadilan dalam rumah, ia memilih kabur dan terhempas di tengah jalanan Jakarta tahun 50-an yang ganas. Ia tampil sebagai orang yang tak mudah menyerah dengan nasib hidup, walaupun ia hanya seorang penyanyi dengan panggilan “si manis bergigi emas” dalam kelompok pengamen keliling dari satu resto ke resto, bahkan d…
Getaran-getaran merupakan cerita yang mengupas masalah mistis dan paranormal. Dalam cerita ini, Rani wanita muda yang baru ditinggal suaminya secara mendadak-dihadapkan pada gunjingan orang tentang rumahnya yang dijual pada keluarga Kus.rnBeberapa orang menganggap rumah tersebut dihuni mahluk halus yang mengganggu yang konon menurut seorang pintar adalah arwah istri pertama suaminya yang diduga…
Saya betul-betul tak paham apa yang terjadi. Dua hari saya mengungsi di kebun, tidur di pondok bersama dua anak yang terus menangis menanyakan ayahnya. Untung masih ada seorang mantri suntik yang bertugas di desa ini membawakan beras untuk dimasak. Saya pulang ke desa setelah diberitahu kelihan dinas kalau saya kena garis, apalagi anak-anak masih kecil. Yang kena garis cuma Bli Mastra saja. Itu…
Penulis novel ini menganggap karyanya masuk dalam genre sastra kisah/sastra cerita, yaki tidak semata-mata fiksi namun juga catatan sejarah sosial-politik dan budaya. Dan memang, novel ini memuat 55% kisah nyata dan 20 % setengah nyata, dan sisanya fiktif.
Kalau pengajian-pengajian itu jelas pengaruhnya sih tidak masalah. Ini tidak. Pengajian-pengajian begitu intens dan begitu tinggi volumenya sepertinya hanya masuk kuping kanan dan langsung keluar kuping kiri. Tak membekas. Buktinya mereka yang bakhil ya tetap bakhil; yang hatinya kejam ya tetap kejam; yang suka berkelahi dengan saudaranya masih terus berkelahi; yang bebal terhadap penderitaan s…