Sosok Mgr. Albertus Soegijapranata memang menarik untuk diungkap secara lebih mendalam dari berbagai sudut pandang. Salah satu pandangan, misalnya menempatkan Mgr. Albertus Soegijapranata Seperti Tokoh. Prakasa adalah persoalan pilihan. Pilihan itulah yang disebut sebagai kepeloporan atau leadership . Soegija lahir menjadi tokoh karena prakarsanya, berani menentukan pilihan. Sebagai orang K…
"Pater Beek adalah sosok seorang imam yang prinsipil, penuh disiplin, namun penuh kasih dan punya empati yang mendalam. Saya merasa amat bangga sebagai anak Khasebul Angkatan 17 dan berjumpa serta berkenalan pribadi secara cukup mendalam mulai dari tahun 1967, sampai beliau wafat....." - Michael Utama, salah seorang anak binaan. "Saya merawat Pater Beek SJ., sebagai manusia yang saya kagumi…
"Saya berharap bisa baertemu dengan pemimpin baru Gereja Katolik Roma tersebut ...... Meskipun tidak akrab dengan orang-orang kudus Katolik, saya tahu St. Fransiskus Asisi, setelah menghadiri pertemuan antragama di Kota Asisi. Kesederhanaan hidup serta kecintaanynya kepada semua makhluk adalah keutamaan St. Fransiskus Asisi yang sangat inspiratif." - Pemimpin Spiritual Tibet, Dalai Lama. "P…
Meski Bung Karno pernah memenjarakannya, Hamka tetap memaafkan. Di saat Pramoedya Ananta Toer menuduhnya sebagai seorang plagiat, Hamka tetap berlapang dada. Menganggap tuduhan Pram hanya kesalahpahaman semata. Hamka tetap mendudukkan Pramoedya sebagai sastrawan tanah air yang memiliki prestasi gemilang. Bahkan, saat Muhammad Yamin mendiamkannya bertahun-tahun lamanya hanya karena berseberangan…
Di masa Demokrasi Terpimpin, Bua HAmka adalah sosok yang kadang berbeda pendapat dengan Presiden Sukarno, dan juga berseberangan dengan Kaum Komunis. Melalui Majalah Lentera, karya-karyanya diserang habis. Berbulan-bulan lamanya ia hadapi hantaman orang-orang yang tak sepaham dengannya. Dua tahun empat bulan lamanya, Buya Hamka hidup dalam penjara rezim Sukarno. Meski begitu, ia tak marah, Buya…
Seseorang mempunyai berbagai sisi kepribadian, berbagai identitas. Termasuk Romo Bowo. Romo Bowo mempunyai peran jamak: kakak, Oom, pendidik, rohaniwan, sahabat dan entah apa lagi. Ia adalah seseorang yang sangat peduli bukan saja pada lingkungan terdekatnya, tetapi pada kemanusiaan yang lebih luas, pada mereka yang tertinggal dan tertindas. Ilmu, dan yang lebih penting lagi, pengamalan ilmu, d…
Ludovicus Doewe yang lahir di Ciledug, Cirebon, 7 November 1907 merupakan satu-satunya pemeluk Katolik di Ciledug saat itu. Orang tua, keluarga besar, maupun masyarakat dimana ia tinggal adalah pemeluk Islam yang taat. Awalnya memang berat. Meski kedua orang tuanya merestui Doewe masuk Katolik, tidak demikian halnya dengan sanak saudara mupun masyarakat. Doewe sempat frustasi. Namun lambat laun…
SEMARANG, 1 AGUSTUS 1934. Surat kabar golongan peranakan Tionghoa Mata Hari memuat foto yang menggemparkan, seorang pemuda keturunan Arab yang mengenakan beskap dan belangkon! Si pemuda menyerukan kepada kaumnya agar bersatu membantu perjuangan bangsa Indonesia. ”Di mana seseorang dilahirkan, di situlah tanah airnya,” tegasnya. Siapakah dia? Anak muda itu adalah Abdul Rahman (A.R.) Baswedan…
Ia adalah kepala kepolisian negara republik indonesia di zaman transisi orde lama menuju orde baru. Dikenal karena kejujuran, kesederhanaan, dan tak kenal kompromi. Bagai polisi tidur.....ia tak bisa disuap. GENERASI muda kini mungkin tak lagi tahu, Hoegeng yang dimaksud Presiden Abdurrahman Wahid dalam kata-katanya di atas adalah almarhum Jenderal (Pol.) Hoegeng Iman Santoso, Kepala Kepol…
Buku ini berisi informasi tentang kisah hidup Mochtar dalam bingkai perkembangan ekonomi Indonesia dan dunia, mulai dari zaman pendudukan Belanda, penjajahan Jepang,masa awal kemerdekaan, masa pembangunan Indonesia, hingga saat ini. Tiap babak perkembangan ekonomi memiliki tantangan sekaligus peluang, yang dengan jeli ditangkap dan diperjuangkan sehingga terwujud dalam pertumbuhan Lippo Group. …