Buku ini adalah teman untuk membaca dua jilid sebelumya yakni manusia di hadapan Allah 1 dan 2. Di bagian terakhir buku ini terdapat kamus istilah yang akan menjelaskan istilah-istilah sulit yang ditemui sepanjang membaca dua jilid sebelumnya. "Karena Allah bersifat transenden, manusia tidak boleh berbicara secara objektif dan nyata tentang-Nya." Benarkah itu? Antropommmmorfisme atau agnosti…
Buku ini memperlihatkan bagaimana pernyataan-pernyataan tentang Allah, sebagaimana diketengahkan oleh beberapa ahli sains dewasa ini, dapat dihadapkan pada pendekatan yang lazim dalam tradisi Monoteisme. Dalam usaha membuka kembali dialog antara sains dan agama, buku ini mencoba menarik beberapa pernyataan, baik yang intelektual maupun yang praktis, namun dengan segala kewaspadaan untuk tidak t…