Dalam Sapiens, Yuval Noah Harari memperkenalkan konsep realitas intersubjektif berdasar fiksi yang telah memberikan keunggulan kepada kita sebagai Sapiens sehingga dapat bekerja sama dalam jejaring dan menaklukkan dunia. Neksus -- istilah yang diartikan Harari sebagai titik hubungan berbagai aliran informasi yang membentuk jejaring manusia - menelusuri gagasan informasi sebagai bukan hanya peny…
Ketika Indonesia mulai membangun demokrasi dan negara hukum (rule of law), menyusul pengunduran diri Presiden Soeharto pada 1998. segera menjadi jelas bahwa upaya ini tidak mungkin dilakukan tanpa adanya reformasi UUd 1945, simbol perjuangan merebut kemerdekaan, sudah diberlakukan pada masa revolusi 1945-1949. Selama sepuluh tahun setelahnya, Indonesia punya Konstitusi federal dan UUD Sementara…
Indonesia, negara terbesar keempat di dunia, menjadi yang pertama menyatakan kemerdekaan setelah Perang Dunia II. Dua hari setelah Jepang menyerah pada Agustus 1945, meletuslah perjuangan yang jauh melampaui sekadar konflik dengan penjajah Belanda. Itu adalah bagian dari sejarah dunia: awal dari gelombang dekolonisasi global. Sepuluh tahun kemudian, Sukarno, presiden pertama republik ini, emngg…
Pada masa lalu, manusia menaklukkan dunia berkat kemampuan uniknya untuk percaya pada mitos-mitos kolektif tentang dewa, uang, kesetaraan dan kebebasan seperti dijelaskan dalam buku Sapiens. Dalam buku Homo Deus, Prof. Harari menelaah ke masa depan dan mengeksplorasi bagaimana kekuatan global bergeser: kekuatan utama evolusi seleksi alam digantikan oleh teknologi baru tingkat dewa, seperti kece…
Melalui seni budaya dan warisan Indonesia, pembaca diajak semakin mengenal, kemudian mencintai Indonesia dengan segala macam keragamannya. Diawali dari sejarah awal nusantara sampai sejarah modern, flora, fauna, olah raga & permainan, agama & kepercayaan, manusia & lingkungan budaya, bahasa & sastra, arsitektur, seni nasional & pertunjukan sampai teknologi di tanah air.
Melalui seni budaya dan warisan Indonesia, pembaca diajak semakin mengenal, kemudian mencintai Indonesia dengan segala macam keragamannya. Diawali dari sejarah awal nusantara sampai sejarah modern, flora, fauna, olah raga & permainan, agama & kepercayaan, manusia & lingkungan budaya, bahasa & sastra, arsitektur, seni nasional & pertunjukan sampai teknologi di tanah air.
Melalui seni budaya dan warisan Indonesia, pembaca diajak semakin mengenal, kemudian mencintai Indonesia dengan segala macam keragamannya. Diawali dari sejarah awal nusantara sampai sejarah modern, flora, fauna, olah raga & permainan, agama & kepercayaan, manusia & lingkungan budaya, bahasa & sastra, arsitektur, seni nasional & pertunjukan sampai teknologi di tanah air.
Bhinneka Tunggal Ika - it is various, and yet it is one. This mystical saying of a 14th century Javanese poet is profoundly appropriate as the motto for the Indonesian state. It is the variety of Indonesia that gives it is common character. Each region replicates, in its own way, the diversities between mountail and valley, upstream and downstream large (mainland) islands and small ones, forest…