Adalah Leo Wattimena yang dikenal temperamental dan kalau bicara singkat dan padat, yang mengirim radiogram bernada cukup keras tersebut. Omar Dani sempat kaget ketika belakangan membaca radiofram itu. "Kort en Bondig!" demikian Pmar Dani berkomentar. Meski sadar bahwa Komodor Udara Leo Wattimena sama sekali tidak bermaksud memberikan kepada Pangkostrad, tetapi kerusakan telanjur terjadi. Bu…
Buku ini berisi informasi tentang perang dan strategi, penyebab perang dan potensi konflik mendatang, masalah sumber daya alam strategis dan kaitannya dengan perang mendatang, dia sisi perkembangan teknologi dan permasalahan abad 21, perkembangan Global dan Regional serta Potensi Konflik Abad 21, bentuk serta spektrum perang abad 21, sishankamrata menghadapi tantangan abad 21, masalah pokok kea…
Dalam suatu sistem, di mana kaum bersenjata ikut menentukan keputusan, haluan dan tatanegara tidak mungkin demokratis. Bila tidak berhati-hati bahkan dapat menjurus ke semacam banditisme kenegaraan, seperti Jerman Nazi dan Jepang dalam zaman perang dunia II; atau yang terjadi dalam negara-negara militeristis, tidak terkecuali Indonesia...
Buku ini berisi informasi seputar TNI sejak Pasca TNI, Politik, Penguasa, Bisnis, Peran dan Fungsi TNI, Peran Sosial Politik TNI, Pasca Pemilu 1999, Pengembangan Masyarakat Indonesia Baru, Dilema Politik TNI, Kontroversi RUU penanggulangan Keadaan Bahaya, Pembenaran Politik TNI, Hubungan TNI dan Pemerintah di Era Gus Dur, TNI, Wiranto dan Abdurrahman Wahid, serta studi tentang TNI.
Buku ini menceritakan kepada kita tentang masuknya penjajahan Jepang dan kemudian dilanjutkan dengan masuknya tentara sekutu Australia yang diboncengi oleh NICA.
Begitu banyak tokoh inti yang bersinggungan dengan peristiwa G30S pada tanggal 30 September dan 1 Oktober 1965 serta hari-hari sesudahnya. Bagaimana Mayjen Soeharto yang sebelum tanggal 30 September tidak dikenal, pada tanggal 1 oktober muncul dan bersinar terang. Apa saja yang ia lakukan? Apa sebetulnya yang diketahui kolonel Abdul Latief tentang G30S dan apa tindakan Soeharto terhadap Abdul L…
Doorstoot naar Djokja dimulai pada hari Minggu pukul 00.00, tanggal 19 Desember 1948. Sebuah serangan udara secara mendadak yang dilakukan pasukan Baret Merah KST (Korps Speciale Troepen) pimpinan Letnan Jenderal Spoor untuk merebut landasan terbang Magoewo. Serangan ini dipakai sebagai pijakan pasukan komando Baret Hijau untuk mendobrak Djokja, Ibu Kota Republik, sekaligus menangkap Soekarno, …
Buku ini adalah karya pertama seorang sarjana Eropa tentang aspek penting Perang Dunia II-Tentara-tentara pejuang kemerdekaan dan laskar-laskar gemblengan Jepang yang kemudian menjadi pelopor revolusi dan pembangunan. Sementara kancah Perang Dunia II bergejolak, orang Jepang sendiri tidak begitu menyadari bahwa latihan militer yang mereka selenggarakan akan mempunyai dampak yang penting atas pa…