Bayangkan jika setiap huruf punya cerita, bukan hanya bunyi - tapi kisah tentang manusia, alam, dan kebijaksanaan masa lampau. Sinologi dalam Aksara Tionghoa mengajak pembaca menelusuri jejak peradaban Tionghoa melalui Hanzi, sistem tulisan logografis yang masih hidup hingga kini. Lewat karakter yang akrab namun sarat makna, buku ini menyulam benang merah antara manusia dengan dirinya sendir…
Buku Filantropi Internet di Tiongkok, merupakan karya Charles Chen Yidan, "Bapak Filantropi Internet Tiongkok", yang didasarkan pada penelitian dan praktik jangka panjang dari Tencent Research Institute dan Tencent Foundation. Buku ini mengulas sejarah amal berbasis internet selama 20 tahun terakhir, memberikan tinjauan dan studi komprehensif pertama kali tentang amal berbasisi nternet dari ber…
Buku ini berisi pribahasa, ungkapan, kata-kata mutiara warisan kebudayaan China. Melalui buku ini, pembaca mengenal dan memahami seni, budaya, tradisi, dan falsafah hidup orang China. Ungkapan-ungkapan yang terangkum dalam buku ini telah menjadi landasan sikap, berpikir, berprilaku, bertindak dan berwacana setiap hari. Semua itu menggambarkan etos kerja yang tinggi sehingga dapat memenangkan pe…
Pada Warring States Period, saat Dinasti Zhou Timur berkuasa, di daratan China juga terdapat 7 negara bagian lainnya, yakni Negara Wei, Negara Chu, Negara Han, Negara Qi, Negara Yan, Negara Zhao, dan Negara Qin. Semua negara tersebut akhirnya berhasil dipersatukan oleh Raja Ying Zheng dari Negara Qin pada tahun 221 BC, yang kemudian mendirikan Dinasti Qin. Karena tidak puas terhadap kebijaka…
Banyak sekali festival atau perayaan tradisional Cina yang tak henti-hentinya diikuti oleh para pengamat. Namun, apa arti atau maknanya dan bagaimana asal-mula perayaan tersebut? Juga apa peranan perayaan ini bagi nilai-nilai luhur traadisional dalam peradaban yang memiliki sejarah lebih dari 5.000 tahun? Buku ini melukiskan semua perayaan-perayaan populer tradisional itu. Apa pun latar bela…
Dimulai di sebuah desa pertanian yang masih percaya takhayul, hingga ke kota terlarang dengan kadensi moralnya. Negeri Cina yang sedang berada di bawah pendudukan bangsa Manchu berada dalam situasi serba ekstrem: antara kehidupan primitif dan peradaban tinggi, kemiskinan dan kekayaan berlimpah ruah. Rakyatnya nyaris dianggap budak Kaisar.rnSelamat Membaca :)
Dimulai di sebuah desa pertanian yang masih percaya takhayul, hingga ke kota terlarang dengan kadensi moralnya. Negeri Cina yang sedang berada di bawah pendudukan bangsa Manchu berada dalam situasi serba ekstrem: antara kehidupan primitif dan peradaban tinggi, kemiskinan dan kekayaan berlimpah ruah. Rakyatnya nyaris dianggap budak Kaisar.rnSelamat Membaca :)