Kumpulan cerpen ini ditulis dengan kredo catatan harian saat penulis mengambil jarak dengan peristiwa yang terjadi dan kemudian secara kritis menyindir kenyataan yang terjadi di negeri yang kian miskin akan etika dan moral. Dalam menulis cerpen, haruskah pengarang mengambil jarak dengan lingkungan sekitarnya? Bagi Yanusa Nugroho, penulis kumpulan cerpen ini, tanpa ia sadari ternyata jawabnya…
Buku ini merekam permasalahan sosio-kultural masyarakat Bali yang diakibatkan derasnya arus pariwisata yakni pendangkalan nilai-nilai masyarakat, ironi-ironi pada masyarakat, dan masalah-masalah lingkungan yang selalu membayangi Bali. Gde Aryantha Soethama bukan hanya seorang perekam yang ulung, tetapi ia adalah cerpenis yang mengerti benar situasi sosiokultur tempat tinggalnya. Perubahan ya…
Buku ini berisi 16 cerpen yang merekam konflik orang padang yang memeluk tradisional di tengah modernisasi segenap kebudayaan yang ditawarkannya. Sebagai anak lelaki suku Minangkabau, Harris Effendi Thahar - pengarang buku kumpulan cerpen ini - tahu betul watak dan tabiat orang Minang, termasuk para perantaunya. Katanya, 'Betapapun kere-nya seorang lelaki Minang di rantau, ia senantiasa beru…
Buku ini berisi cerpen-cerpen Martin Aleida yang berjudul Malam Kelabu, Leontin Dewangga, Ode untuk Selembar KTP, Satu Ketika dua Pensiunan, Kalau Boleh Engkau Kusembah, Perempuan di Depan Kaca, Keteguhan Namamu, Bimbi, Aku Sepercik Air, Jangan Kembali Lagi, Juli, Tak ada Jumat, Tak ada Fisika, Kembalilah ke Harmonikamu, Elegi untuk Anwar Saeedy, Jakarta 3030, Kunang-Kunang Pelukis Kita, Ratapa…
Buku ini berisi cerpen dan novelet yang ditulis oleh pemimpin kelompok Teater KOMA dan sekaligus dramawan yang produktif menuliskan naskah-naskah drama. Cerpen-cerpen ini pula yang menjadi jendela untuk melihat sosoknya dan biografinya. "Seorang pemimpin redaksi majalah gaya hidup, kini sudah pensiun, tercenung di kamarnya pada suatu malam yang basah. Dia ingin membuka kisah yang terjadi sek…
Sori Siregar adalah seorang pencerita yang lurus. Karya-karyanya dibalut dengan bahasa dan struktur yang sederhana, hingga mudah diikuti. Ia tidak bertendensi menjadikan cerpen sebagai medium untuk mengemukakan pendapat. Sori selalu membiarkan tokoh-tokohnya menyelesaikan konfliknya sendiri, sampai akhirnya kita mengerti tentang sesuatu yang hakiki. Cerpen-cerpen yang terkumpul dalam Sang Ak…
Buku ini berisi cerpen-cerpen dari para penulis ternama seperti Danarto, Seno Gumira, AA Navis, Kuntowijoyo, Abel Tasman, dan beberapa penulis cerpen lainnya. Cerpen-cerpen ini bertema sosial yang menarik karena muncul dan diterbitkan kembali ketika cerpen-cerpen bertema sosial mulai menghilang dan kurang diminati.
Buku ini berisi 12 cerita pendek buah karya Sobron Aidit adik kandung dari D N Aidit ketua PKI yang dibunuh oleh anggota TNI AD. Setelah peristiwa pembunuhan massal yang mengikuti peristiwa lubang buaya, Sobron Aidit tidak pernah kembali ke Indonesia. Cerpen-cerpen ini menyimpan banyak kenangan mengenai masa-masa revolusi Indonesia.
Buku ini berisi kumpulan cerita pendek yang ditulis Umar Kayam yang mengangkat realisme kulturan hingga realisme magis. Berbeda dengan realisme borjuis yang cenderung mendekati kehidupan secara psikologis dan realime sosialis secara sosiologis-politis, realisem Umar Kayam mendekati hal tersebut secara Antropologis yang menjadi sumbangan Umar Kayam dalam sejarah sastra Indonesia.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini buku kumpulan cerpen Kompas memakai judul Cerpen Kompas Pilihan sementara biasanya menggunakan judul Cerpen Pilihan Kompas. Perubahan itu adalah karena keinginan selalu merevitalisasi diri, yaitu sifat yang melekat pada media massa agar mampu mengikuti perkembangan masyarakat pembacanya. Bila sebelumnya cerpen-cerpen yang akan diterbitkan menjadi …