Buku ini berisi informasi mengenai 4 keharusan dalam pidato, hal-hal yang tidak perlu dikhawatirkan, Pelenggaraan pidato, sikap berpidato, dan teknik berpidato, yang harus dihindari, anatomi seorang orator, metoda pengajaran, situasi pidato dan cara untuk maju.
Buku ini berisi informasi mengenai percakapan, pidato, bahasa dalam pidato, melibatkan khalayak pendengar pidato, melatih presentasi, cara menggunakan alat bantu, dan kesimpulan mengenai pidato paling efisien.
Diskusi sebagai salah satu bentuk keterampilan berbahasa, memiliki kiat mulai dari tujuan diskusi, pengertian diskusi, jenis-jenis, persiapan, tekik, seni, dan susunan peserta diskusi. Semua itu dijelaskan dalam buku.
Ada 7 cerpen yang diterbitkan Balai Pustaka dalam buku ini. Cerpen-cerpen tersebut antara lain berjudul Nenek, Jatuhnya seorang Dewa, Pasir Putih Pasir Laut, Hati Seorang Bunda, Menitip Anak-Anak, Rumah di Kaki Bukit, dan Di Kaki Bukit Pangsung.
Ada 17 cerpen Putu Wijaya di dalam buku ini. Perpaduan antara dunia kenyataan dan dunia impian adalah tema besar yang muncul di dalam buku ini. Judul-judul cerpen dalam buku ini antara lain Babi, Dompet, 1981, 1980, Takut, Mimpi, Aktor, Los, Kejetit, Pulang, Bodoh, Hadiah, Moh, Roh, Neraka, Maria, dan Bisma.
Buku ini berisi cerpen-cerpen yang menggambarkan wanita Indonesia.
Buku ini berisi 23 cerpen yang dikumpulkan dan ditulis pada tahun-tahun lima puluhan. Beberapa diantaranya disertai perubahan di sana-sini. Sebagian besar pernah dimuat dalam berbagai media pada tahun-tahun itu, seperti Mimbar Indonesia, Kisah, Roman, Indonesia, Mutiara, dan Kompas.
Di dalam buku ini terdapat 8 esai pemenang lomba esai yang diselenggarakan kedutaan negara Korea dan Indonesia. Buku ini ditulis dalam 2 bahasa yakni bahasa Indonesia dan Korea.
Bibir ini mau bercerita tentang seseorang yang mendesah dari seberang, sebatang lilin yang menyala dalam kabut, dan impian di tengah musim. Juga Berkisah tentang seorang ana yang masih bocah, seekor ayam yang bertelur di atas ensiklopedia, pembuat sangkar yang mencuri bekisar, dan roti ulang tahun yang di dalamnya ada ulat beracun. Seru kan... wuhuuuu