Buku ini berisi mengenai biografi pendek tentang Bapak Frans Seda. Isinya mulai dari misi katolik di Flores, memimpin partai politik melawan komunis, menangani krisis ekonomi, diplomasi untuk kebebasan, memberi format sebuah Universitas Katolik, membangun gerakan moral, menjadi Penasehat Presiden Republik Indonesia. Dokumen ini tercetak dalam dua bahasa dengan menggarisbawahi keinginan bada…
Thomas Buergenthal belum genap berusia enam tahun ketika dipaksa masuk ke permukiman Yahudi di Polandia bersama kedua orangtuanya. Empat tahun berselang, mereka naik kereta api tujuan Auschwitz, dan Thomas dipisahkan dari orangtuanya. Thomas yang sendirian dan berumur sepuluh tahun diselamatkan oleh kecerdikannya dan beberapa goresan keberuntungan yang luar biasa sehingga lolos dari Auschwi…
Rasanya 70 atau 100 kontributor pun tidak cukup untuk menggambarkan kiprah kepemimpinan seorang Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie. Perjalanan dan pengalaman ahli Tata Negara Indonesia selama lebih dari 30 tahun di berbagai tugas kenegaraan dan jabatan publik, pendidikan dan organisasi kemasyarakatan begitu panjang, sehingga tidak heran kalu begitu banyak pula tokoh Indonesia yang mengirim tulisannya …
Revolusi Kuba merupakan peristiwa monumental mengenai perubahan politik dan sosial secara radikal, di mana Che Guevara mengambil peran sentral. Ia ikut memimpin tentara pemberontak mengalahkan pasukan Fulgecio Batista. Perjuangannya menjadi buah bibir di seluruh dunia, dan Che menjadi ikon tersendiri. Buku ini menguraikan perjalanan Che bahu membahu bersama Fidel Castro menumbangkan pemerin…
Pedalaman rimba Bolivia menjadi saksi akan perjuangan Che Guevara ketika memimpin pasukan gerilyanya menentang rezim tirani. Che dan pasukannya terus bergerak menembus berbagai rintangan dan kondisi alam yang kurang bersahabat di tengah-tengah pegunungan yang tingginya bisa mencapai 2000-an meter di atas permukaan laut. Banjir, binatang buas, patroli tentara Bolivia, maupun mata-mata rezim b…
Buku ini mencoba memaparkan keterlibatan Wiranto dalam merentas jalur gerakan budaya, merindukan pemimpin amanah, memajukan pertanian, menembak mati koruptor, melihat ke depan, masa lalu sebagai pelajaran, memimpin satu periode saja, memakmurkan Indonesia, dan kesimpulan. Buku ini: "Dialah Wiranto", tidak berpretensi terlalu jauh untuk menggiring orang lantas bersimpati kepada sosok Wiranto,…
Jurnalis Independen: Itulah keyakinan Leonardus Benyamin Moerdani, seorang prajurit yang tidak pernah sekejap pun mengingkari tanggung jawab kebangsaannya sebagai patriot sejati. Benny Moerdani, begitu ia biasa dipanggil, memang sosok tentara yang profesional, dalam sikap dan tindakannya memberi penegasan bahwa pengabdian kepada bangsa dan negaranya tidak pernah ada batas akhirnya. Pada su…
Perbedaan antargenerasi dan perbedaan iklim pembentukan watak [sic.] menantang kita semua untuk bertetap hati mempertebal rasa kebangsaan yang terbuka dan sehat. Pada satu sisi kebangsaan memadukan paham globalisme dengan penegasan lokalisme yang ada di setiap pelosok propinsi dan kabupaten. Pada sisi lain, kebangsan menuntun orang di pedalaman untuk memahami bahwa ia adalah bahagian dari kesej…
Dari operasi memburu Kahar Muzakkar di Sulawesi; penumpasan G30S di RRI Jakarta, Lubang Buaya, dan Jawa Tengah; operasi tempur di Irian dan Kalimantan; hingga operasi antiteror pembajakan pesawat Garuda di Thailand, Sintong Panjaitan selalu terlibat. Simak catatannya sebagai Panglima Kodam IX/Udayana saat peristiwa Dili 1991, upaya membangun sistem senjata dan perlengkapan ABRI, hingga peraliha…
Kita semua tahu Taman Impian Jaya Ancol, taman hiburan pantai termegah dan terlengkap di Jakarta. NAmun tahukah Anda siapa salah seorang yang tersedia di balik itu? Dia adalah Soekardjo Hardjosoewirjo, yang memulai membangun Ancol berdasarkan mandat yang diterima Gubernur Soemarno Sasroatmodjo dari Bung Karno (Presiden pertama RI) pada awal dekade 1960-an. Bung Karno memerintahkan agar Ancol ya…