Text
Miserando Atque Eligendo: Terobosan, Kegelisahan, dan Peziarahan Paus Fransiskus
Sejak diangkat menjadi Paus, Mario Bergoglio selalu membuat kejutan pastoral: perubahan Kuria Kepausan, membuka tahun rahmat untuk mengajak umat mengaku dosa, membawa kegembiraan hidup keluarga, mendorong persaudaraan sejati, menarik perhatian umat manusia pada masalah lingkungan hidup, dan masih banyak hal lain. Dengan mimilih nama Fransiskus, Paus benar-benar ingin mencontoh St. Fransiskus dari Assisi untuk membuat Gereja Katolik menjadi Gereja yang telibat pada masalah kemiskinan, perang , konflik, lingkungan dan perubahan iklim sebagai akibat dari globalisasi ketidakpedulian. Ecabgekku Gaudium, Laudato Si dan fratelli Tutti adalah ensiklik penanda Gereja yang terlibat tersebut.
Buku dengan judul Miserando atque Elignedo (Melihat denganmata kerahiman, saya memilih) ini, selain mengangkat motif keterlibatan Paus Fransiskus, merupakan hasil refleksi atas kegelisahan dan terobosannya atas masalah kemanusiaan. Tema yang diangkat bervariasi mulai dari masalah kehidupan keluarga, kemiskinan, lingkungan, komunikasi, teknologi, kepemimpinan hingga masalah kehidupan kebangsaan. Buku refleksi ini mengungkapan peziarahan hidup Paus FRansiskus, ditandai oleh dua kutub yang saling terkait: kutub keprihatinan dan kegelisahaan yang mendalam atas bebagai maslaah kemanusiaan dan kutub aksi nayat untuk menghadirkan kemanusaiaan baru dalam dialog dengan sesama, lingkungan hidup, dan Yang Transenden. Dengan berusaha mendalami pesan Paus Fransiskus, para penulis buku ini berusaha menemukan langkah konkret yang dapat diambil dalam aksi programatis yang aktual.
No other version available