Text
Logika Antropologi: Suatu Percakapan (Imajiner) Mengenai Dasar Paradigma
Usia keilmuan bidang kajian Antropologi telah memasuki abad kedua. Sebagian orang sepakat bahwa Antropologi secara formal dianggap telah terbentuk sebagai suatu disiplin keilmuan pada awal abad ke-20, yakni sekitar awal tahun 1900-an. Menapaki usianya kini, kita menyaksikan bahwa cara pandang analisis teori dalam Antropologi sudah semakin beragam. Wacana dan perdebatan analisis keilmuan pun terus berlangsung. Sesungguhnya, apa yang sudah dan sedang terjadi dalam riuh dinamika kajian keilmuan Antropologi tersebut?
Buku Logika Antropologi ini mengetangahkan uraian dan analisis berbagai topik penting dalam Ilmu Antropologi ditinjau dari perspektif filsafat logika. Disajikan dalam delapan (8) bagian, yakni: 1, Bricoleur-Bricolage; 2. Positivis-relativis; 3 Idelais-materialis; 4. AsalUsul; 5. Struktur-fungsi; 6. Simbol-struktur; 7. Konsensus-konflik, dan 8. The last but not least.
Achmad Fedyani Saifuddin adalah pengajar pada Departemen Antropologi fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Depok. Penulis dapat dihubungimelalui e-mail :afid_ui@yahii.com
No other version available