Text
Liem Sioe Liong dan Salim Group Pilar Bisnis Soeharto
Setelah Soeharto maraih kekuasaan di Indonesia pada pertengahan 1960-an, dia terus menjadi presiden selama tiga dekade lebih, ditopang oleh militer yang kuat, bantuan asing yang melimpah, dan dukungan dari sekelompok kroni. Penolang bisnis pokok bagi pemerintahan Orde Barunya adalah Liem Sioe Liong, seorang migran dari Tiongkok, yang tiba di Jawa pada 1938. Kombinasi koneksi Soeharto , kemujuran, dan pesona pribadi melambungkan Liem sebagai taipan terkaya di Asia Tenggara. Setelah gejolak krisi keuangan Asia 1997-1998 memicu kejatuhan Soeharto dan serangan balasan terhadap kroni sang orang kuat, anak Liem, Anthony, menangkal gempuran yang berusaha menghancurkan kelompok yang dililit utang tersebut. Dituturkan dalam gaya jurnalistik - dengan masukan eksklusif dari Liem dan Anthony -, buku ini menyajikan wawasan baru tentang Salim Group dan Soeharto.
:............ menyusun berbagai informasi yang berserakan menjadi sebuah rangkaian data dan wawasan baru yang belum pernah ditemukan di tempat lain. Buku ini merupakan sumber par excellence bagi peneliti yang ingin memahami prosese penghimpunan modal dari seorang kapitalis Tionghoa Asia Tenggara"
- Profesor Richard Robison, Pasific Affairs
"Menceritakan kisah Liem Sioe Liong secara memesona..... Sejarah bisnis dan politik dalam bentuknya yang terbaik, sebuah studi dengan kedalaman yang mengagumkan."
- Profesor Hal Hill (Australian National University), WSJ.com
No other version available