Text
4000 Tahun Palestina Sejarah yang Dihilangkan
Sejarah Palestina masih penuh perdebatan dan pertanyaan, baik di kalangan ilmuwan, publik global, maupun dunia politik. Buku ini menelusuri jejak panjang sejarah Palestina dari zaman kuno hingga era modern. Membongkar narasi dominan yang selama ini menghapus atau mengaburkan keberadaan dan kontinuitas rakyat Palestina di tanah mereka.
Melalui pendekatan sejarah kritis, Masalha menunjukkan bahwa Palestina bukanlah konstruksi modern, melainkan wilayah yang telah dihuni, dinamai, dan di hormati oleh berbagai peradaban selama lebih dari 4.000 tahun. Ia memaparkan bukti arkeologis, teks kuno dan literatur sejarah untuk membuktikan bahwa identitas Palestina memiliki akar yang kuat jauh sebelum era kolonialisme dan pendudukan modern. Dimulai dengan referensi paling awal dalam teks Mesir dan Asyur, ia mengeksplorasi bagaimana Palestina dan identitasnya telah berkembang selama ribuan tahun. Mengacu pada sumber yang kaya dan bukti arkeologi terbaru, ia menunjukkan bagaimana masa lalu multikultural Palestina telah terdistorsi dan dimitologikan oleh pengetahuan Alkitab dan konflik Israel-Palestina.
Masalha mengeksplorasi bagaimana kolonialisme zionis dan kekuatan Barat mencoba menghapus sejarah panjang Palestina melalui penghapusan nama, pemalsuan sejarah dan narasi biblis yang dipolitisasi. Buku ini mewakili kisah otoritatif sejarah negara tersebut, kontribusi penting dalam perdebatan sejarah Timur Tengah, serta seruan untuk keadilan dan pengakuan terhadap hak rakyat Palestina.
"Masalha berjuang untuk menjaga api budaya Palestina tetap menyala - budaya yang meski telah berualang kali coba dipadamkan, masih menyala terang dalam puisi Mahmoud Darwish dan dunia yang tak pernah ia tinggalkan"
- New York Times Review of Books.
No other version available