Sebuah novel geopolitik,novel Deschooling Society dengan segala achievementnya. Dokter puskesmas yang cantik, sarjana hukum yang terpaksa menjadi pesuruh kantor pos membiayai hidupnya sebagai transmigran, seorang pematung dan pramugari, semuanya belajar dari petani dan sebaliknya petani belajar dari sarjana dan seniman dalam menghadapi banjir di sebuah Negeri Lintasan Petir
Buku ini menceritakan pengalaman batin seorang laki-laki yang kehilangan calon isterinya kerena menjadi korban musibah Tampomas. akhirnya, belum terjawad juga pertanyaan mengapa penumpang-penumpang Tampomas harus mengalami nasib yang malang itu.
Keempat cerpen Gerson Poyk ini mempunyai daya pesona sendiri-sendiri. Dengan kelincahan bahasa yang memukau, telah menyeret pembacanya tenggelam dalam buaiannya. Lelaki dari Komodo menampilkan tokoh terpelajar yang gelisah dan berpindah-pindah pekerjaan, namun akhirnya menemukan dirinya juga. Sementara Lorenzo tampil dengan profil pemain piano yang diangkat dari kenestapaan hidup dan berhasil m…
Cerita pendek ini disusun untuk melukiskan kehidupan perkawinan atau kehidupan rumah tangga. Keseluruhan cerpen yang terhimpun dalam buku ini berkaitan dengan kehidupan seorang wanita, baik itu impian mereka, penderitaan mereka, perjuangan mereka, dan cita-cita mereka. Judul-judulnya antara lain Lukisan perkawinan, Muntah, Dendam, Salam Lebaran, Sukri Membawa Pisau Belati, Sajak dan Tongkat, Pe…
Aku pernah nyaris mati. Aku bisa melihat monster di mana-mana. Hanya di dalam rumah aku merasa aman. Aku bebas menggambar mereka, tapi Mama dan Papa tidak suka, karena monster-monsterku rnmengusik mereka, hingga nyaris gila.rnrnNovel ini membuatku mempertanyakan batas antara kenyataan dan imajinasi."rn- Jennifer McMahen, penulis The Winter People.rn"
Sumarsih tiba-tiba menghilang dari kampus, membuat Sumarto merasa kehilangan. Lelaki itu sudah sangat berharap akan bisa menyunting kekasihnya dan membawanya ke mahligai rumah tangga. Malangnya, kehilangan Sumarsih membuat lelaki itu tidak bisa lagi mencintai wanita lain, bahkan setelah bertahun-tahun kemudian. Kehilangan Sumarsih karena paksaan nasib. Ia harus menikah dengan Tantono karena …
Terasa sekali datam roman ini, upacara merupakan pusat kehidupan orang Dayak. Setiap individu, sejak bayi sampai tua-bankan sampai mati pun-harus menjalani upacara.(Dodong Djiwapradja, "Pengantar") Buku ini tidak hanya menelusuri upacara upacara, tetapi juga kehidupan sosial, psikologi, dan percintaan anak muda., (Jakob Sumardjo, Pengantar Novel Indonesia, 1983)
Revolusi memang membawa akibat, membawa penyakit. Masyarakat dihinggapi oleh penyakit (royan) manipulasi, korupsi, dan sebagainya.rnTetapi tidak semua insan revolusi berperilaku demikian. Diantaranya Idrus, tokoh utama dalam roman ini. Ia dikelilingi bahkan dirayu untuk berbuat hal-hal yang bertentangan dengan hati nuraninya. Ia tidak tahan. Setelah mengembara beberapa di luar negeri, ia kem…
Dalam liburannya ke Kepulauan Banda, Wendy tertarik kepada koki dapur. Koki tua itu bernama Mirah, bekas buruh kebun pala kemudian jadi Nyai Tuan Besar. Ia melahirkan Lili dan Weli.rnLili hilang dibawa tentara Jepang. Mirah tak pernah tahu, Lili kelak melahirkan bayi perempuan yang segera ditinggalnya mati. Bayi itu lalu dipungut orang dan dinamai Wendy Higgins. Mirah merasa heran tamunya ya…