Buku ini berisi renungan dan doa-doa yang digali dari sifat dan kebiasaan binatang dan dibungkus dalam cerita fabel yang menarik karena disertai dengan ilustrasi gambar.
Dalam buku ini disajikan 3 renungan mengenai Keheningan, Doa, Kontemplasi dan Pelayanan. 3 renungan tersebut menawarkan berbagai macam latihan doa dan samadi.
Buku ini adalah jawaban seorang religius ketika dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan aktual di dunia jaman sekarang. Melalui buku ini teman-teman akan diajak untuk menggunakan kaca mata moral dalam memandangi masalah terorisme, seks bebas, pemutaran film kontroversial, penelitian pada relik suci, arus migrasi, rasisme dan perkembangan Islam di Eropa, serta gerakan feminisme.
Dua Tengkorak Kepala karya Motinggo Busye, cerpen terbaik Anjing! karya Herlino Soleman Santan Durian karya Hamsad Rangkuti Lebaran ini, Saya Harus Pulang karya Umar Kayam Usaha Beras Jrangking karya Prasetyo Hadi Darmon karya Harris Effendi Thahar Salma yang Terkasih karya Ratna Indraswari Ibrahim Mawar, Mawar karya Yanusa Nugroho Metropolitan Sakai karya Abel Tasman Seusai Revolusi k…
Kupikir, mestinya aku masuk bui saja. Biar berkawan dengan rekan-rekan yang disebut para bajingan. Dilingkar tembok tebal dan tinggi. Sunyi dari muka-muka senyum palsu. Sebenarnya jalan ke sana sudah ada. Tapi mereka menghalang-halangiku sehingga penjara seolah-olah haram bagi orang semacam aku. Terus terang, aku koruptor. Aku manipulator, aku menyalahgunakan jabatanku untuk semua yang konyol i…
Buku ini berisi kisah Sokrasana yang mati di ujung anak panah kakak kandungnya Sumantri. lalu dia kembali ke alam keabadian diiringi keheningan dan keharuman bunga arumdalu, meninggalkan Sumantri yang masih memeluk erat jasad yang bersimbah darah. Dibagi ke dalam 4 bab, buku ini menghantarkan makna-makna baru atas kisah-kisah dunia pewayangan.
Buku ini berisi 12 cerita pendek buah karya Sobron Aidit adik kandung dari D N Aidit ketua PKI yang dibunuh oleh anggota TNI AD. Setelah peristiwa pembunuhan massal yang mengikuti peristiwa lubang buaya, Sobron Aidit tidak pernah kembali ke Indonesia. Cerpen-cerpen ini menyimpan banyak kenangan mengenai masa-masa revolusi Indonesia.
Cerpen ini berangkat dari fakta-fakta yang dikumpulkan penulis dalam pengamatannya atas keseharian warga Kota Pusan, Korea Selatan. Kendati hanya tinggal untuk beberapa saat, kurang lebih setahun, pengarang seolah sudah sangat memahami karakteristik orang Korea. Sikap dan perilaku warga setempat, senantiasa memunculkan kajian psikologis yang mendarik dan kemudian menyeret ke konflik-konflik men…
Buku ini berisi kumpulan cerita-cerita pendek Seno Gumira Ajidarma yang menarik mulai dari yang berjudul Penari dari Kutai, Pengaduan Sukab, Carmina Burana,Potret Keluarga, Khuldi, Teriakan di pagi Buta, Banjir, Sita dan Suaminya, Hidung seorang pegawai negeri, Telpon dari Aceh, Perempuan Preman, hingga sejarah penerbitan cerpen-cerpen tersebut.
Buku ini berisi cerpen-cerpen yang mencatat kisah anak dan orangtuanya terutama ibu. Semua cerpen tersebut pernah terbit di majalah si Kuncung yang terbit pada akhir tahun 1950 hingga pertengahan tahun 1970-an. Ide cerita diambil dari kejadian sehari-hari yang menyentuh hati, tetapi memiliki nilai edukatif yang tinggi. Seperti halnya kedekaran orangtua dan anak, persahabatan, empati terhadap…